Tips Mudik Nyaman tanpa Boros

Tips Mudik Nyaman tanpa Boros

Sama seperti di beberapa negara lainya tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman kelahiran pada saat momentum libur panjang juga terdapat di negala lain seperti di negara China pada saat menjelang Imlek dan momentum menjelang natal di Amerika Serikat. Di indonesia mempunyai ke khas an tersendiri pada tradisi mudiknya. di Indonesia mudik dinilai sebagai ajang silaturahmi bertemu dengan keluarga dan teman di masa kecil.

Tradisi mudik di Indonesia mulai terjadi pada sekitar tahun 1970-1980-an, saat para pendatang dari desa desa berpindah ke kota – kota yang sedang dibangun dan tumbuh menjadi kota besar, melalui para pendatang dari desa-desa tenaga untuk melakukan berbagai pembangunan dapat terlaksana. Sedangkan dari para pendatang untuk kepentingan mencari pekerjan dan lainya. Pada saat hari raya idul fitri terdapat libur lama dan momentum silaturahmi para pendatang kembali ke daerahnya.

Beberapa tujuan lain melalui mudik ingin mendapatkan pengakuan kesuksesan dengan cara memberikan sebagian hasil kerjanya ke kampungnya. Libur panjang juga bisa dijadikan momentum nostalgia dan refleksi kehidupan ketika masih di kampung halaman. Serta menjadi momentum menyegarkan kembali tenaga dan pikiran dengan liburan di kampung halaman. Meskipun mudik dijadikan ajang untuk bagi – bagi rejeki tetap nggak boleh boros yang ujung-ujungnya justru menjadikan beban keuangan buat keluarga anda kedepan. Serta tentunya dengan harapan nyaman dalam perjalananya.

1.  Susun rencana mudik jauh-jauh hari

Apabila anda sudah memutuskan untuk mudik maka sebaiknya susunlah rencana mudik jauh jauh hari sebelum lebaran, hal tersebut akan bermanfaat bagi anda dan keluarga dalam merencanakan budget, tujuan mudik dan transportasi yang akan anda gunakan. Sehingga mudik anda kelak akan menyenangkan sesuai tujuan anda dan tentunya tidak boros yang menyebabkan anda sampai berhutang kesana kemari atau minimal mengalami kesulitan keuangan karena mudik. Mudik yang tidak anda rencanakan dengan baik akan menguras keuangan anda.

2. Buatlah prioritas kebutuhan dan kurangi pengeluaran tidak penting

Jika niatan untuk bisa Mudik ke kampung halaman dapat berjalan lancar namun tidak boros yang menyebabkan tekanan keuangan setelah selesai mudik menjadi tujuan anda maka buatlah prioritas kebutuhan yang akan dipenuhi selama mudik dan kurangi pengeluaran-pengeluaran yang tidak penting selama mudik. Agar hal tersebut dapat dengan mudah anda lakukan buatlah diagram atau matrik sebagaimana berikut ini ;

Masukkan semua daftar kebutuhan anda ke kotak masing masing seperti kotak penting mendesak, Tidak penting mendesak, penting tidak mendesak dan tidak penting tidak mendesak. Kemudian lakukan langkah sesuai yang berada di kotak misalnya “penting mendesak” maka harus segera dipenuhi kebutuhanya. Yang dimaksud dengan “Penting”: Pemenuhan kebutuhan yang membawa Anda lebih dekat pada pada tujuan Anda. Sedangkan Yang dimaksud dengan “Mendesak” adalah Pemenuhan kebutuhan yang menuntut untuk dilakukan segera. Bahkan menggeser dana yang semestinya untuk kebutuhan lainya yang sudah anda rencanakan. beralih pada kebutuhan baru yang mendesak.

3. Menabung

Agar mudik anda maksimal maka anda perlu menabung sebagaimana perusahaan mempersiapkan Tunjangan Hari Raya (THR) agar kesiapan kebutuhan dana anda dapat terpenuhi, terutama bagi anda yang kampung halamanya cukup jauh. Anda dapat menyisihkan 5% dari penghasilan bulanan anda untuk rencana mudik anda. Taruh di satu rekening terpisah agar mudah untuk mengelolanya.

4. Siapkan Angpao dan Oleh – Oleh Lebaran

Rasanya tidak lengkap kalau pulang mudik tidak membawa oleh oleh serta Angpao Lebaran.. hehehe.. seperti hal wajib dan rasanya berdosa kalau tidak membawanya. Oleh karenanya persiapkan Angpao dan oleh –oleh lebaran anda dengan baik, apabila oleh oleh lebaran anda beli terlalu dekat lebaran dapat dipastikan harganya sudah melambung tinggi. Belilah oleh oleh sekitar awal dan pertengahan ramadan harganya lebih ringan dibanding mendekati lebaran apalagi kalau anda membeli oleh-oleh diperjalanan tentu akan lebih mahal lagi. Sedangkan angpao lebaran persiapkan juga di awal lebaran dengan amplop yang lucu-lucu kalau berbentuk uang sehingga lebih menarik khususnya bagi anak-anak.

5. Siapkan Cuti Sebanyak Mungkin

Ada beberapa kelemahan pada perjalanan darat dibandingkan menggunakan jalur udara / pesawat terbang diantaranya adalah waktu tempuh, dan tingkat kelelahanya. Oleh karenanya persiapkan mudik anda dengan matang dengan cara mengajukan cuti lebih lama.

6. Pilih transportasi terbaik dan murah

Pilihlah transportasi terbaik yang nyaman, dan murah. Anda dapat memesan tiket jauh-jauh hari agar anda mendapatkan tiket promo lebaran. Incar dan Pantau promo tiket super murah. Perjalanan menggunakan moda transportasi darat / laut lebih hemat dari moda transportasi udara dan Jika memungkinkan anda berombongan ketika mudik maka menyewa mobil, atau micro Bus plus drivernya menjadi pilihan yang hemat dan paling nyaman.

7. Pergi dan Pulang berombongan

Dengan pergi dan pulang berombongan akan bermanfaat bagi anda selain faktor keamanan anda juga faktor biaya yang bisa di sharing atau dibagi antar anggota rombongan.

8. Bawa Bekal Perjalanan Sendiri

Dengan pergi dan pulang berombongan akan menghemat biaya makan dan saku di perjalanan karena anda bisa mempersiapkan sendiri bekal perjalanan anda.

Share this post